Chat WhatsApp 0812-8885-5773
in

Keamanan Website Bisnis: 10 Praktik Dasar

—

by

Website bisnis bukan sekadar media untuk memperkenalkan perusahaan. Bagi banyak perusahaan, website menjadi aset digital yang terhubung dengan data pelanggan, formulir kontak, akun administrator, sistem pemasaran, database, hingga berbagai layanan pihak ketiga.

Karena itu, keamanan website bisnis perlu menjadi bagian dari pengelolaan website sehari-hari. Website yang tidak diperbarui atau memiliki kontrol akses yang lemah dapat menjadi target malware, brute force, pencurian kredensial, hingga eksploitasi vulnerability pada CMS dan plugin.

Kabar baiknya, web admin dan pemilik perusahaan dapat menerapkan sejumlah praktik dasar untuk mengurangi risiko tersebut.

Gratis Konsultasi Sekarang!

Dapatkan solusi terbaik untuk kebutuhan Anda dengan konsultasi gratis dari tim ahli kami.


Portofolio Kami

Juragan 99 Trans

Ticketing Mobile App

Juragan 99 Trans

Ticketing Website App

naykilla

Naykilla

Artist Profile Website

smm rent car

SMM Rent Car

Rent Car Listing Website

cv fawwaz abadi

Fawwaz Abadi

Company Profile

kanar angkasa electrical

Kanar Angkasa Electrical

Company Profile

Lihat portofolio kami lainnya ->


Layanan Kami

Pesoros menyediakan berbagai layanan pengembangan teknologi untuk kebutuhan bisnis modern.

Kami mengembangkan website profesional yang cepat, aman, dan mudah dikelola.

Layanan meliputi:

  • Company profile website
  • Portal bisnis
  • Website sistem internal
  • Landing page bisnis
  • Custom web application

Mobile App Development

Kami membantu bisnis membangun aplikasi mobile yang powerful dan user-friendly.

Teknologi yang kami gunakan meliputi:

  • Android Development
  • Cross-platform mobile apps
  • API integration
  • Backend system development

Custom Software Development

Selain website dan aplikasi mobile, Pesoros juga mengembangkan software custom sesuai kebutuhan bisnis.

Contohnya:

  • Sistem manajemen bisnis
  • Sistem reservasi / ticketing
  • Dashboard monitoring
  • Sistem otomasi operasional

Mengapa Keamanan Website Bisnis Penting ?

Keamanan website berkaitan langsung dengan perlindungan aset digital perusahaan. Ketika website berhasil dikompromikan, dampaknya tidak selalu hanya berupa halaman yang berubah atau website tidak dapat diakses.

Risiko Website Bisnis yang Tidak Terlindungi

Website yang memiliki celah keamanan dapat dimanfaatkan untuk memasukkan malicious code, membuat akun administrator ilegal, menyebarkan malware, atau mengambil alih akses.

Pada kasus tertentu, website yang diretas juga dapat digunakan untuk mengarahkan pengunjung ke halaman berbahaya atau aktivitas phishing.

Data yang Dapat Menjadi Target

Informasi yang berpotensi menjadi target bergantung pada arsitektur website. Contohnya termasuk data akun administrator, data pelanggan, formulir kontak, konfigurasi website, database, serta kredensial integrasi dengan layanan lain.

Karena itu, semakin banyak sistem yang terhubung dengan website, semakin penting pengelolaan akses dan keamanan dilakukan secara terstruktur.

Dampak Peretasan terhadap Bisnis

Serangan terhadap website dapat menyebabkan downtime, kehilangan data, gangguan operasional, reputasi perusahaan terdampak, serta biaya pemulihan.

Bagi website yang menjadi bagian dari aktivitas pemasaran atau penjualan, gangguan tersebut juga dapat memengaruhi pengalaman calon pelanggan.


Ancaman Keamanan Website yang Perlu Dikenali

Ancaman Keamanan Website yang Perlu Dikenali

Memahami ancaman merupakan langkah awal dalam membangun keamanan website bisnis.

Malware dan Malicious Code

Malware merupakan perangkat lunak atau kode berbahaya yang dapat digunakan untuk melakukan aktivitas yang tidak diinginkan pada sistem.

Website yang terinfeksi dapat mengalami perubahan file, redirect mencurigakan, munculnya script asing, atau perilaku yang tidak sesuai dengan fungsi normal.

Baca Juga:  10 Framework Android Paling Powerful untuk Mengembangkan Aplikasi Mobile Lebih Cepat

Brute Force dan Credential Attack

Serangan brute force mencoba mendapatkan akses dengan menebak kombinasi username dan password secara berulang.

Penggunaan password administrator yang lemah atau digunakan kembali pada beberapa layanan dapat meningkatkan risiko pengambilalihan akun.

Website Defacement

Defacement terjadi ketika tampilan website diubah tanpa izin. Selain mengganggu operasional, perubahan tersebut dapat memengaruhi kredibilitas perusahaan di mata pengunjung.

Vulnerability pada CMS dan Plugin

CMS, plugin, theme, library, atau komponen website yang tidak diperbarui dapat memiliki vulnerability yang diketahui dan berpotensi dieksploitasi.

Karena itu, update dan patch merupakan bagian penting dari maintenance website.

Phishing dan Pencurian Kredensial

Tidak semua serangan dimulai dari server. Pengguna administrator juga dapat menjadi target phishing yang dirancang untuk mencuri username, password, atau kode autentikasi.


10 Praktik Dasar untuk Meningkatkan Keamanan Website Bisnis

Berikut checklist dasar yang dapat diterapkan oleh web admin dan pemilik perusahaan.

1. Gunakan Password yang Kuat dan Unik

Gunakan password panjang, unik, dan tidak digunakan kembali pada layanan lain. Hindari kombinasi yang mudah ditebak seperti nama perusahaan, tanggal lahir, atau password umum.

Gunakan password manager jika diperlukan untuk membantu mengelola kredensial dengan aman.

2. Aktifkan Two-Factor Authentication

Two-factor authentication atau 2FA menambahkan lapisan autentikasi selain password.

Jika platform yang digunakan mendukung MFA, aktifkan fitur tersebut terutama untuk akun administrator dan akun dengan akses penting.

3. Rutin Memperbarui CMS, Plugin, dan Theme

CMS, plugin, theme, framework, dan komponen lainnya perlu diperbarui sesuai prosedur maintenance.

Sebelum melakukan update besar, pastikan backup tersedia dan perubahan diuji terlebih dahulu, terutama pada website bisnis yang digunakan untuk operasional.

4. Gunakan HTTPS dan SSL/TLS

HTTPS membantu melindungi komunikasi antara browser pengguna dan server melalui enkripsi TLS.

Sertifikat SSL/TLS yang valid juga membantu memberikan koneksi yang lebih aman bagi pengunjung. Namun, HTTPS bukan pengganti seluruh sistem keamanan website.

5. Lakukan Backup Website Secara Berkala

Backup memberikan opsi pemulihan ketika website mengalami kerusakan, kesalahan konfigurasi, atau insiden keamanan.

Backup sebaiknya mencakup data yang diperlukan untuk pemulihan dan disimpan dengan mekanisme yang tidak mudah ikut terdampak jika website utama mengalami kompromi.

6. Batasi Akses Administrator

Tidak semua pengguna membutuhkan akses administrator penuh.

Gunakan prinsip least privilege, yaitu memberikan akses sesuai kebutuhan pekerjaan. Akun yang sudah tidak digunakan juga sebaiknya dinonaktifkan atau dihapus sesuai kebijakan pengelolaan akses.

7. Gunakan Web Application Firewall

Web Application Firewall (WAF) dapat membantu memfilter dan memantau traffic HTTP/HTTPS untuk menghadapi berbagai pola serangan pada aplikasi web.

WAF bukan solusi tunggal, tetapi dapat menjadi salah satu lapisan pertahanan dalam strategi keamanan website.

8. Pantau Aktivitas dan Login Mencurigakan

Web admin sebaiknya memperhatikan aktivitas login, perubahan akun, instalasi plugin, perubahan file, dan aktivitas administratif yang tidak biasa.

Monitoring dapat membantu mendeteksi indikasi kompromi lebih awal.

9. Lakukan Malware Scanning

Pemeriksaan malware dapat membantu menemukan file atau aktivitas mencurigakan.

Untuk website bisnis, scanning sebaiknya menjadi bagian dari proses maintenance, bukan hanya dilakukan setelah website menunjukkan masalah.

Baca Juga:  Software House Indonesia | Jasa Custom Software

10. Gunakan Hosting dan Server dengan Keamanan Memadai

Keamanan website juga dipengaruhi oleh infrastruktur server dan konfigurasi hosting.

Pastikan lingkungan hosting memiliki pengelolaan akses yang baik, backup, monitoring, update sistem, serta konfigurasi keamanan yang sesuai dengan kebutuhan website.


Cara Membuat Checklist Keamanan Website Bisnis

Keamanan akan lebih efektif jika dilakukan secara rutin.

Pemeriksaan Harian

Untuk website yang kritis, pemeriksaan dapat mencakup availability, aktivitas login yang tidak biasa, perubahan konten, dan notifikasi keamanan.

Pemeriksaan Mingguan

Web admin dapat memeriksa update CMS dan plugin, status backup, user account, serta laporan keamanan.

Pemeriksaan Bulanan

Lakukan review akses administrator, evaluasi konfigurasi keamanan, pemeriksaan integrasi pihak ketiga, serta pengujian proses pemulihan backup bila diperlukan.

Dokumentasikan Perubahan Website

Catat siapa yang melakukan perubahan, kapan perubahan dilakukan, komponen yang diperbarui, serta hasil pengujian.

Dokumentasi membantu proses troubleshooting ketika muncul masalah setelah perubahan sistem.


Apa yang Harus Dilakukan Jika Website Diretas ?

Apa yang Harus Dilakukan Jika Website Diretas ?

Jika terdapat indikasi website telah diretas, hindari langsung menghapus file secara sembarangan karena dapat menghilangkan bukti atau membuat proses investigasi lebih sulit.

Isolasi Sistem yang Terdampak

Batasi akses atau aktivitas yang dapat memperluas dampak insiden sesuai prosedur yang dimiliki perusahaan.

Ganti Password dan Kredensial

Setelah kondisi memungkinkan, lakukan rotasi kredensial yang berpotensi telah terekspos, termasuk akun administrator dan kredensial integrasi terkait.

Identifikasi Sumber Serangan

Periksa log, perubahan file, akun baru, plugin, serta aktivitas yang tidak dikenal untuk membantu mengetahui bagaimana kompromi terjadi.

Pulihkan dari Backup yang Bersih

Jika tersedia backup yang valid dan tidak terkontaminasi, proses pemulihan dapat dilakukan berdasarkan prosedur recovery yang telah disiapkan.

Periksa Kembali Vulnerability

Website sebaiknya tidak langsung dianggap aman hanya karena sudah dipulihkan. Celah yang menjadi sumber serangan perlu diperbaiki sebelum sistem kembali beroperasi secara normal.


Keamanan Website Bukan Hanya Tanggung Jawab Web Admin

Keamanan website bisnis membutuhkan koordinasi antara beberapa pihak.

Peran Pemilik Perusahaan

Pemilik perusahaan perlu memastikan keamanan digital mendapatkan anggaran, kebijakan, dan perhatian yang memadai.

Peran Web Developer

Developer bertanggung jawab terhadap aspek keamanan dalam pengembangan aplikasi, seperti validasi input, autentikasi, pengelolaan session, dependency, dan konfigurasi aplikasi.

Peran Hosting atau Server Provider

Infrastruktur server perlu dikelola dengan konfigurasi dan kontrol keamanan yang sesuai.

Pentingnya Security Awareness

Pengguna dengan akses administratif juga perlu memahami risiko phishing, password reuse, file mencurigakan, dan social engineering.


Kapan Bisnis Membutuhkan Bantuan Profesional ?

Tidak semua perusahaan memiliki tim IT internal yang dapat menangani keamanan website secara menyeluruh.

Website Menyimpan Data Pelanggan

Website yang memproses data pelanggan membutuhkan perhatian lebih terhadap kontrol akses, penyimpanan data, backup, dan keamanan aplikasi.

Website Terintegrasi dengan Sistem Bisnis

Integrasi dengan CRM, payment gateway, API, ERP, atau aplikasi internal membuat keamanan menjadi lebih kompleks karena terdapat lebih banyak titik integrasi.

Website Mengalami Serangan Berulang

Jika website berkali-kali mengalami malware, akun administrator tidak dikenal, redirect mencurigakan, atau aktivitas abnormal, diperlukan pemeriksaan yang lebih menyeluruh.

Tidak Memiliki Tim IT Internal

Bisnis tanpa tim IT internal dapat mempertimbangkan dukungan profesional untuk pengembangan, maintenance, monitoring, dan evaluasi keamanan website.

Baca Juga:  Perusahaan Software dan Perannya dalam Dunia Bisnis Modern yang Serba Digital

Pesoros dapat menjadi salah satu opsi untuk kebutuhan pengembangan dan maintenance website bisnis, terutama bagi perusahaan yang membutuhkan pengelolaan website secara lebih terstruktur.


FAQ

Apa yang dimaksud dengan keamanan website bisnis ?

Keamanan website bisnis adalah serangkaian praktik dan teknologi untuk melindungi website, server, akun, data, dan sistem terkait dari akses tidak sah, malware, serta berbagai ancaman digital.

Bagaimana cara melindungi website dari malware ?

Mulai dengan menggunakan software yang diperbarui, password kuat, MFA, backup, kontrol akses, malware scanning, monitoring, dan konfigurasi server yang aman.

Apakah SSL cukup untuk mengamankan website ?

Tidak. HTTPS/TLS melindungi komunikasi data antara browser dan server, tetapi keamanan website membutuhkan lapisan perlindungan lainnya seperti autentikasi, patching, backup, monitoring, dan kontrol akses.

Seberapa sering website harus di-backup ?

Frekuensinya bergantung pada seberapa sering data berubah dan seberapa penting website bagi bisnis. Website dengan perubahan data yang tinggi umumnya membutuhkan strategi backup yang lebih sering.

Mengapa CMS dan plugin harus selalu diperbarui ?

Update dapat memperbaiki bug dan vulnerability yang ditemukan pada software. Namun, update tetap perlu dilakukan dengan prosedur yang tepat agar tidak mengganggu kompatibilitas website.

Apa yang harus dilakukan jika website terkena malware ?

Batasi dampak insiden, amankan kredensial, lakukan pemeriksaan, identifikasi sumber kompromi, dan gunakan backup bersih bila tersedia. Untuk kasus kompleks, libatkan tenaga profesional.

Apakah website perusahaan kecil juga perlu keamanan khusus ?

Ya. Ukuran perusahaan tidak otomatis membuat website bebas dari ancaman. Website kecil tetap dapat menjadi target karena celah keamanan, password lemah, atau software yang tidak diperbarui.

Kapan bisnis membutuhkan bantuan cybersecurity profesional ?

Bantuan profesional semakin relevan ketika website menangani data penting, memiliki banyak integrasi, mengalami serangan berulang, atau tidak memiliki tim IT yang mampu melakukan security assessment dan maintenance.


Kesimpulan

Keamanan website bisnis perlu dibangun melalui beberapa lapisan perlindungan, bukan hanya mengandalkan SSL atau satu perangkat keamanan.

Password yang kuat, MFA, update CMS dan plugin, HTTPS, backup, pembatasan akses, WAF, monitoring, malware scanning, serta infrastruktur hosting yang memadai merupakan bagian penting dari strategi dasar keamanan website.

Bagi pemilik perusahaan, keamanan website sebaiknya dipandang sebagai bagian dari perlindungan aset digital dan kontinuitas bisnis. Sementara bagi web admin, praktik tersebut dapat dijadikan checklist maintenance rutin.

Jika perusahaan membutuhkan bantuan dalam pembuatan, pengembangan, maintenance, dan pengelolaan website bisnis, Pesoros dapat membantu merancang solusi website sesuai kebutuhan dan kompleksitas sistem perusahaan.

Gratis Konsultasi Sekarang!

Dapatkan solusi terbaik untuk kebutuhan Anda dengan konsultasi gratis dari tim ahli kami.

*Refrensi : nist.gov